Pada hari Kamis malam, 29 Desember 2023, kami berdua sedang berada di dalam gerbong kereta commuter line dari stasiun kereta api Tanah Abang menuju ke stasiun kereta api Manggarai. Dan posisi duduk saya dengan Yonna adalah saling berhadapan karena sewaktu naik ke dalam gerbong kereta sudah penuh, lalu ada satu tempat dan saya berikan kepada Yonna untuk duduk, sementara saya berdiri saja. Tapi tidak lama kemudian, saya dicolek seseorang dari arah belakang yang menawarkan kursinya untuk saya duduki. Seorang pria muda yang mungkin merasa iba melihat saya berdiri dengan kondisi masih memakai tongkat. Terima kasih untuk kebaikan hatinya, mas.
Setelah saya duduk, tidak lama kemudian saya melihat wajah Yonna seperti ekspresi kaget gembira sambil memandang ke arah hapenya. Lalu Yonna memandang ke arah saya, dan memberikan hapenya untuk saya lihat. Dan ada tampilan seperti di bawah ini:
Alhamdulillah yaa Rabb. Jadi ada nama kami terpilih sebagai salah satu nomine untuk Penata Rias Terbaik - Film melalui film Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul yang telah tayang di bioskop Indonesia pada 21 September 2023 serta berhasil mendatangkan 1.684.624 penonton ke bioskop. Sutradara untuk film Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul adalah Awi Suryadi, dan ini merupakan produksi dari MD Pictures.
Namun, ada salah ketik untuk nama Yonna karena terteranya sebagai Yohana Kairupan, tetapi dari pihak penyelenggara telah meminta maaf atas kelalaian tersebut.
Penyelenggara untuk pemilihan ini adalah Kelana Sinema, sebuah komunitas dan media film yang eksis di Instagram dan juga aplikasi X. Sementara untuk nama penghargaannya adalah Kelana Awards 2023, terdiri dari berbagai macam kategori juga.
Sementara ini masih belum tahu kapan pemilihannya berlangsung, tapi bagi kami berdua dengan melihat nama kami terpilih sebagai salah satu nomine saja itu sudah cukup membahagiakan. Seperti hadiah penutup di akhir tahun 2023 yang secara filmography untuk kami terasa kurang, walau dua film yang kami terlibat di dalamnya berhasil meraih 1 juta penonton atau lebih selama masa tayangnya di bioskop Indonesia, yaitu Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul, dan Indigo.
Mungkin Kelana Awards ini seperti tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan Piala Citra dari Festival Film Indonesia, atau Piala Maya yang lebih dahulu eksis. Namun, buat saya melihat ada nama Yonna Kairupan itu sudah menjadi kebahagiaan secara memang she derserves it.
Selain karakter pocong gundul di dalam film Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul, ada beberapa film yang sebenarnya memperlihatkan kehebatan Yonna sebagai special effects makeup artist. Beberapa film itu ada di filmnya Hitmaker Studios, yaitu Sabrina (2018), Mata Batin 2 (2019), dan Indigo (2023). Kemudian karakter pocong Mumun di film Mumun (2022) juga luar biasa, serta ada di film horor yang sayangnya jumlah penontonnya itu tidak banyak, yakni Kutuk (2019) dan juga The Sacred Riana: Beginning (2019).
Hanya saja untuk Hitmaker Studios, sejak dari awal Rocky Soraya telah menyampaikan kepada kami kalau beliau tidak melihat bahwa pencapaian individu atau rekognisi bagi crew di dalam satu produksi film itu penting, tetapi hasil dari keseluruhan film that's what matters. Maksudnya, bagi beliau itu hasil akhir dari sebuah film adalah yang terpenting, yaitu film tersebut dapat mendatangkan banyak penonton atau tidak. Sehingga Hitmaker Studios tidak merasa memiliki kepentingan untuk memasukkan filmnya dan juga para crew yang terlibat diproduksinya tersebut ke dalam sebuah festival film, kecuali mereka memang dipilih oleh festival film itu sendiri.
Anyway, we're so happy with this Kelana Awards 2023 selection, even though the other nominees are good too in the terms of special effects makeup artist in Indonesian film industry. We'll see, and always stay tune with this blog for more updates. Salam Visioner!
UPDATE
Peraih Medali Moringa Emas untuk Penata Rias Terbaik kategori Film adalah Jerry Octavianus.

No comments:
Post a Comment